t

Business Intelligence (BI) merupakan suatu proses untuk melakukan ekstraksi data-data operasional perusahaan dan mengumpulkannya dalam sebuah “data warehouse”.‡ Selanjutnya “data warehouse” diproses menggunakan berbagai analisis statistik [atau data mining] sehingga dapat diperoleh berbagai kecenderungan atau pola data.‡ Hasil penyederhanaan data dan informasi tersebut disajikan kepada “end user” yang biasanya merupakan pengambil keputusan. Disini dapat diambil keputusan berdasarkan fakta-fakta aktual serta tidak hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman kuantitatif belaka.

Business Intelligence (BI) merupakan aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis dan menyediakan akses ke data dan informasi untuk membantu penggunanya dalam mengambil keputusan bisnis dengan lebih baik.‡Aplikasi ini mencakup beberapa aktivitas sistempendukung keputusan, seperti: query, reporting, OnLine Analytical Processing (OLAP), “Statistical Analysis”, “Forecasting” dan “Data Mining”.

Business Intelligence (BI) akan berfungsi sebagai analis dan sekaligus memberikan rekomendasi pada pengguna terhadap tindakan yang sebaiknya diambil.‡ BI berfungsi sebagai “Dashboard” dimana penggunanya akan cepat mengenali penyimpangan-penyimpangan pada perusahaan sekaligus dengan penyebabnya sebelum hal tersebut berkembang menjadi masalah yang serius. 

Business Intelligence (BI) memberikan ukuran-ukuran yang dapat menentukan kinerja organisasi.‡ Analogi dengan menggunakan “Dashboard” mobil:

  • BI memberikan informasi kondisi internal, seperti halnya suhu pada kendaraan. 
  • BI memberikan sinyal-sinyal pada pengemudi bilaterjadi kesalahan pada kendaraan, seperti bila bensin akan habis pada kendaraan. 
  • Semuanya berguna bagi pengemudi agar mampu mengendalikan kendaraannya dengan lebih baik dan mampu membuat keputusan yang tepat dengan lebih cepat.
Keunggulan-keunggulan  Business Intelligence (BI) :
  1. Membutuhkan biaya yang relatif murah dalampengadaannya. 
  2. Proses pembuatan laporan dapat dilakukan dengancepat 
  3. Adanya “Graphic User Interface (GUI)” yang dapat dibentuk sesuai selera. 
  4. Mampu meminimalisasi masalah-masalah teknis,terutama terkait dengan human error. 
  5. Mudah dalam mengintegrasikan data dan informasi
  6. Adanya konsolidasi informasi, karena data diolah dalam satu platform. 
  7. Adanya respon yang cepat, sehingga dapat digunakan untuk mengantisipasi suatu kejadian.

Telematika: “Business Intelligence” Sebagai Penunjang Keputusan Bisnis

Ditandai: , , , on Januari 10, 2012 oleh djadja

1 Komentar

Satu Tanggapan ke “Telematika: “Business Intelligence” Sebagai Penunjang Keputusan Bisnis”

  1. Reblogged this on Kipr@h JelemA LeuTik nu UnIK.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.