Articles

0610U029 Lutfi Azhari: Keuletan Berwirausaha Membawa Nikmat

In Business, E-Learning, Kerja, Lecture, Manajemen, Pemikiran, pendidikan, Widyatama, Wirausaha on 13 Februari 2012 by djadja Ditandai: , , ,

Tugas Kewirausahaan: Menceritakan Apabila Saya Menjadi Seorang Wiraswasta

Disusun oleh : 0610U029 Lutfi Azhari

Jurusan Teknik Informatika – Universitas Widyatama Bandung

 

Jika Saya Menjadi Seorang Wiraswasta

Dalam melakukan berbagai pekerjaan kita tidak boleh malu dengan apa yang kita kerjakan, karena itu merupakan modal utama yang harus dimilki sebagai seseorang yang akan melakukan pekerjaan sebagai seorang wiraswasta, bila akan melakukan perkerjaan sebagai seorang wiraswasta pasti kita akan di hadapkan dengan berbagai orang. Oleh karena itu kita harus membuang rasa ego kita yang miliki supaya sesuatu yang akan dikata lakukan akan berjalan dengan lancar. Impian saya ketika pertama kali saya berkerja sebagai seorang Wiraswasta  saya harus mencari dulu perkerjaan yang nantinya saya bisa mendapatkan modal untuk melakukan berbagai macam aktifitas sebagai seorang Wiraswasta . Saya juga mengerti dalam mengumpukan modal tersebut harus memerlukan waktu yang lama supaya saya bisa melakukan usaha sendiri sebagai seorang Wiraswasta , dan Ketika sesuatu yang saya mau itu sudah terkumpul alias money itu sudah ada saya akan mencari tempat yang setrategis yang dimana tempat tersebut harus selalu ada bibit dalam melakuka akifitas berjualan. Karena apa, kita sebagai seorang Wiraswasta  harus memikirkan tempat, supaya parapembeli itu akan selalu datang untuk membeli barang-barang yang diinginkan dengan jumlah orang yang banyak. Jika kita tidak memperhitungankan itu maka usaha yang kita ciptakan tidak akan berkembang dengan cepat dan mungkin usaha yang kita lakukan tidak akan pernah berjalan dengan lancar. Apabila kita sudah mendapatkan tempat yang strategis dan mempunyai uang yang cukup untuk membangun tempat, kita harus pandai-pandai untuk mempromosikan kepada teman ataupun orang lain bahwa kita itu mulai melakukan bisnis berWiraswasta . Itu merupakan sesuatu yang kecil yang bisa kita lakukan dalam mempromosikan bahwa kita mulai melakukan berWiraswasta . Sebagai seorang wiraswasta kita hendaknya harus menganggap bahwa orang yang berbelanja itu sebagai raja, mengapa saya berkata begitu karena kita kalau orang yang membeli itu tidak nyama dengan pelayanan yang kita berikan maka pembeli tersebut akan selalu datang untuk membeli kembali dan apabila kita memberikan pelayanan yang tidak baik kepada orang yang membeli maka akibatnya orang-orang yang membeli tersebut tidak akan membeli lagi di tempat kita berwiraswasta itu dan nantinya mungkin kita akan rugi/gulungtikar. Dalam berwiraswasta juga kita harus memikirkan barang apa yang mestinya kita jual, mengapa kita harus memkirkan tentang barang apa yang harus kita jual karena itu merupakan sesuatu yang nantinya akan di beli oleh setiap orang. Kita harus pandai-pandai untuk menjual barang yang sering digunakan oleh orang-orang yang setiap hari mereka gunakan dengan begitu maka orang-orang setiap hari pasti akan membeli barang tersebut, tetapi kalau kita menjual barang-barang yang tidak digunkan oleh orang-orang maka barang tersebut yang kita jual akan susah untuk dibeli oleh parapembeli. Kita harus memikirkan bahwa barang tersebut kalau tidak dibeli oleh komsumen maka barang tersebut jangan yang mudah basi, karena jika barang  tersebut belum laku dan basi maka kita akan rugi. Oleh karena itu kita harus memikiran barang yang sering di konsumsi dan tidak mudah basi atau rusak. Setiap orang yang memulai berWiraswasta  pasti mengalami sepinya pembeli kita tidak boleh mudah menyerah apa bila barang-barang yang kita jual belum laku, kita harus sabar dengan itu, itu merupakan resiko yang didapatkan ketika kita memulai suatu usaha dengan berwiraswasta. Kebanyak orang yang berWiraswasta  itu mulai terkenal setelah berbula-bulan atau bertahun-tahun. Dalam berwiraswasta juga kita harus pandai-pandai memilih pekerja yang nantinya dia akan membatu kita dalam melayani parapelanggan. Kebanyak parapekerja walaupun tidak semua kita harus sering memperhatikan karena parapekerja itu tidak semua jujur itu lah yang sangat membahayakan seorang wiraswasta yang pemula selau lalai dalam mematau parapekerja tersebut dan akhirnya pekerjaanya tersebut akan terjadi kegagalan. Dalam berWiraswasta  kita pasti akan mendapakan keuntungan yang didapatkan, keuntungan yang didapat tidak boleh digunakan sesuatu yang tidak bermanfaat karen itu merupakan sesuatu yang mungkin bila kita gunakan untuk membeli barang untuk menambah modal kita, pasti uang tersebut bisa menguntungkan kita. Kita dalam melakakuan berWiraswasta  kita tidak boleh berlaku tidak baik dengan paraWiraswasta  lain karena jika kita melakuakan sesuatu yang tidak baik kepada wiraswasta yang lain dan natinya parakonsumen tau dengan apa yang kita kerjakan maka pasti kita itu dicap dengan berbagai gosip yang tidak baik. Maka dari itu kita harus bersaing dengan sehat dalam melakukan wirwasta tersebut. Ketika saya mempuyai rejeki dan semua barang-barang yang kita jual itu sudah cukup maka yang akan saya lakukan saya  tidak akan menyimpan uang keuntungan itu dengan percuma saya akan menggolangkan uang itu kembali dengan membuat usaha baru yang sama tetapi di tempat yang berbeda. Menurut saya itu merupakan salah satu tindakan yang tepat yang selalu dilakukan oleh orang-orang sudah merasakan manisnya dalam melakukan perkerjakan sebagai Wiraswasta . Meraka ingin uang yang didapatkannya itu dapat bertambah banyak yang mungkin itu bisa megakibatkan orang tersebut harus berkerja dengan ekstra. Dan kita harus ingat bila kita sudah mendapatkan dengan apa yang kita dapatkan kita tidak boleh sombong karena kesombongan akan mendapakan sesuatu yang enyakitkan…terimakiash

Menceritakan Sesuatu Yang Menarik Tentang Keluarga

Saya akan menceritakan kisah sodara saya yang mempunyai kisah unik yang dialami ketika pertama kali melakukan perkerjaan sebagai seorang wiraswasta hingga akhirnya bisa menjadi sukses. Sebut saja EK mempunyai seorang ayah yang bernama ME , dia bekerja sebagai buruh pengantar bako ke setiap jongko pada sebuah pasar. Tetapi dia ulet dalam melakukan perkerjaannya itu. Dia juga bisa meracik dalam pembuatan barang tersebut. Dalam mengantarkan perkerjaannya itu dia selau diberi gaji setiap hari dan dia selalu menabungkan sebagian gajinya terebut untuk keperluan lainnya nanti. Singkat cerita akhirnya dia bertekad untuk keluar dari perkerjaannya itu dan mulai membuat usaha baru. Dia dengan ulet terus melakukan usaha barunya. dia mempunyai seorang anak yang bernama EK dia lulusan S2 Unversitas pajajan kimia. Ketika sudah lulus dia mempunyai tekad untuk melanjutkan usaha bapaknya yaitu berjulan bako. Dan ayahnya menyuruh dia untuk bekerja disuatu perusahaan. Tapi anehnya ketika dia sudah sudah lulus, dia ditawarkan disuatu perusahan swasta dengan diberikan gaji sebesar 8 juta rupiah perbulan pada tahun 2003 dia menolaknya dengan alasan dia ingin melanjutkan usahanya ayahna, tetapi dia mengaku kepada ayahnya bahwa dia gagal melamar kerja. Tak lama kemudian dia meminta kepada ayahnya bahwa dia ingin bekerja berjualan bako di suatu jongko. Singkat cerita dia diijinkan untuk berjualan dan diberikan modal dengan diberikan sebuah jongko kecil, sudah mendapakan yang dia inginkan tidak lama dia menikah dengan bibi saya dengan bermodal kerja sebagai Wiraswasta  yang pada saat itu pendapatan yang didapatnya belum tentu mendapakan pembeli atau tidak. dia melakukan pekerjaan setiap hari selama 2 tahun perjaannya itu belum laris juga,  tetapi dia tidak pantang menyerah dia terus saja berjualan hingga akhirnya dia mendapakan pelanggan yang tetap. Hari demi hari dia lewati, pelanggan pun mulai bertambah. Penghasilan yang didapatkan pada tahun ke 4 mulai menjajikan. Hingga beberapa tahun kemudian dia bisa membeli toko di sampingnya untuk dijadikan sebuah gudang. Pada tahun 2008an dia sudah mendapakan manisnya penghasilan yang didapkan akibat keuletan dia, hingga saat ini dia bisa membeli mobil barang dan juga 2 mobil lainya. Tak juga itu keuntungan yang didapakan dari hasil satu jongko itu bisa menghasilakan usaha lain yaitu menyewakan kosan sebanyak 20 kamar, usaha peternakan udang galah, hingga akhrnya sekarang bisa menikmati hasilnya. Itu lah yang didapatkan akibat keuletan dan kejujuran dalam bekerja.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: