Statuses

@Ruyuk_FM: Bukti TIK @MandalaMekar Yang Mendatangkan “Benefit” (Manfaat) dan “Profit” (Keuntungan)

In Desa, Grameen, Pedesaan, Telekomunikasi, Telematika on 20 September 2013 by djadja Ditandai: , , , , , , , , , , ,

Desa Mandalamekar di Stand Pojok Pendidikan Pameran TIK Jabar 2013

Seperti yang kita ketahui, teknologi kini telah merembes dalam kehidupan kebanyakan manusia bahkan dari kalangan atas hingga menengah kebawah sekalipun. Dimana upaya tersebut merupakan cara atau jalan di dalam mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup manusia itu sendiri.Dengan perjalanan waktu, makin hari peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)  makin menonjol dan menentukan dalam pembangunan bangsa termasuk bagi masyarakat perdesaan (Habibie.1995:17 )

Atas dasar kreatifitas akalnya, manusia mengembangkan TIK dalam rangka untuk mengolah SDA yang sudah tersedia. Dimana dalam pengembangan TIK harus didasarkan terhadap budaya dan lingkungan kehidupan, agar semua masyarakat bisa memanfaatkan TIK sesuai dengan fungsinya. Begitu juga diharapkan sumber daya manusianya bisa lebih baik lagi jika didukung dengan penggunaan TIK sehingga banyak kemudahan yang kita dapatkan oleh manusia itu sendiri.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah alat  yang dapat membuat pembangunan efektif dalam skala besar untuk kaum miskin dan pedesaan. Akibatnya, ada peningkatan jumlah organisasi masyarakat  di seluruh dunia yang telah mulai menggunakan TIK untuk meningkatkan pembangunan, peningkatan partisipasi masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Namun tantangan terbesar yang dihadapi praktisi, peneliti, pemerintah dan badan-badan pembangunan di seluruh dunia adalah untuk mengidentifikasi cara dan sarana cara yang tepat akses ke TIK untuk lima miliar orang yang masih berada di luar jangkauan ICT dan tidak mempunyai  akses pribadi ke teknologi ini.

Terbukti, Radio Komunitas Ruyuk FM, Desa Mandalamekar, mendapatkan Anugrah Jabar IT Award tahun 2013, Anugrah tersebut difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov. Jabar dan diperlombakan kepada para pegiat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) baik secara individu ataupun komunitas yang berdomisili diwilayah Provinsi Jawa Barat (Prov.Jabar). Selain Ruyuk FM ada beberapa pemenang anugrah tersebut, sesuai dengan bidang TIK yang diperlombakan, secara individu ataupun komunitas.

Hal ini mirip dengan hasil riset yang dilakukan oleh Djadja Sardjana (IMTelkom, 2008) tentang “Village Phone” dari Grameen Telecom yang merupakan proyek percobaan dari Grameen yang didirikan Muhammad Yunus yang pada tahun 2000 melibatkan 950 Village Phones yang menyediakan akses telepon kepada lebih dari 65,000 orang. Wanita-wanita desa/kampung mengakses kredit mikro untuk memperoleh pelayanan telepon selular GSM dan sesudah itu menjual lagi pelayanan tersebut di desa/kampung mereka. Grameen Telecom memperkirakan bahwa ketika programnya selesai, akan ada 40,000 operator “Village Phone” dengan laba bersih $24 juta USD tiap tahun.

Program Village Phone muncul sebagai solusi teknis terbaik yang tersedia untuk akses telekomunikasi universal pedesaan sesuai dengan keadaan Regulasi Telekomunikasi Bangladesh dan kondisi ekonomi saat itu. Program “Village Phone” adalah suatu solusi organisatoris dan teknis untuk akses telekomunikasi pedesaan yang dibutuhkan oleh suatu lingkungan dengan regulasi telekomunikasi yang tidak mendukung bagi percepatan infrastruktur telematika pedesaan.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=zE1fbJ3fD8E]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: